Ayat ini menceritakan sebuah kisah tentang seorang yang sedang mengamati mukanya di depan cermin dan baru saja ia pergi, ia segera lupa bagaimana rupanya.
Saya belajar bahwa kita harus menaati firman Tuhan, melakukan firman Tuhan (menjadi pelaku firman) serta percaya kepada firman Tuhan tersebut.
Saya bersyukur kepada Allah karena telah diingatkan untuk menaati firman Tuhan, menjadi pelaku firman Tuhan, serta percaya kepada firman Tuhan. Dengan cara demikian maka saya akan semakin mengenal Tuhan, Allah yang patut disembah.
Saya akan memberitakan firman Tuhan, tekun melayani Tuhan, selalu percaya kepada firman Tuhan, dan menolong teman-teman saya untuk kembali ke jalan yang benar seturut firman Tuhan. – Vidia (6B SDM)




