Yakub, kedua istri, budak dan sebelas anaknya menyeberang sungai Yabok. Di malam hari saat dia sendiri, bergulatlah dia dengan seorang pria dan itu adalah Allah. Yakub mengalahkan-Nya dan mendapatkan berkat, serta nama yang baru, yaitu “Israel”.
Seperti Yakub mendapatkan nama dan identitas yang baru setelah bertemu dengan Allah. Kita sebagai orang percaya juga demikian. Sebelum kita “bertemu” dengan Allah, kita merupakan manusia hina dan nama kita sudah dicap oleh berbagai macam dosa dan label. Namun saat kita menerima Yesus di dalam hati kita, kita menjadi manusia yang baru. Semua dosa kita diampuni dan semua label nama kita dihapus diganti menjadi identitas yang baru dan sempurna di mata Allah.
Saya bersyukur memiliki Allah sang sumber pengampunan dan pengharapan. Identitas saya dulu yang kotor dan hina sudah dihapus bersih oleh pengampunan Tuhan yang Maha kuasa.
Mari kita sembah dan puji Allah kita yang Maha baik dengan penuh sukacita karena kita sudah dipulihkan dan disucikan. – Timothy (Carmel Secondary)




