Saulus adalah seorang Farisi yang taat dan senang mempelajari taurat. Ia membunuh orang Kristen pada zamannya yang tidak melakukan ajaran taurat. Namun ada suatu momen ia bertobat karena mengalami perjumpaan dengan Yesus. Sejak itu ia mengalami kasih Tuhan dan namanya berubah menjadi Paulus. Singkat cerita saat Paulus diadili Agripa, ia tidak berhenti untuk memberitakan imannya dan sampai akhir hidupnya ia tidak berhenti memberitakan kasih Tuhan.
Rencana Tuhan dalam hidup kita tidak selalu mudah. Ada momen saat kita mengalami titik terendah dan titik terbaik dalam hidup kita. Namun dalam kondisi apapun kita diajar untuk tetap setia karena Tuhan sudah lebih dahulu setia. Bentuk kita setia adalah dengan tidak menyangkal iman dan tetap memberitakan kasih Tuhan kepada orang di sekitar kita.
Saya bersyukur karena kasih Tuhan sungguh nyata, Dia menyertai saya dalam keadaan terbaik maupun terendah dalam hidup saya.
Saya berkomitmen untuk terus percaya kepada Tuhan Yesus dan memegang firman-Nya. – Zefanya (Shelter SMA)




